Cegah Asam Urat Sejak Dini

Teh SirSakti

Penyakit Asam Urat

Ketika menginjak umur 40-an, seringkali kita dianjurkan untuk lebih menjaga pola makan, terutama untuk menghindari penyakit-penyakit yang seringkali terdeteksi di awal umur 40-an ke atas seperti diabetes, asam urat, ginjal, dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan jantung. Salah satu dari penyakit yang sering menyerang di usia 40-an adalah penyakit asam urat . Jika dibiarkan, penyakit ini bisa memicu radang sendi, gout, atau ke level yang lebih parah seperti batu ginjal ataupun gagal ginjal. Sebelum mengetahui cara menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, mari kita ketahui, apa itu asam urat.   

Penyebab Asam Urat

Asam urat adalah sisa hasil reaksi kimia zat bernama purin yang terjadi dalam proses metabolisme tubuh. Purin sendiri salah satu zat penting yang mendukung proses metabolisme, terutama untuk menghasilkan energi dan protein yang cukup untuk beraktivitas. Asam urat diproduksi lewat aliran darah, dan dalam jumlah standar bermanfaat sebagai antioksidan untuk merawat jaringan pembuluh darah. Asam urat yang diproduksi dalam tubuh kemudian diekskresi oleh ginjal melalui urin. Dalam berbagai kasus tingginya kadar asam urat, hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal mengontrol kadar asam urat dalam tubuh dalam batas normal dan menyebabkan terjadi kelebihan asam urat yang tidak mampu diekskresi sebagaimana mestinya. Akibatnya, kelebihan asam urat tertinggal dan tersirkulasi dalam darah. Kemungkinannya ada dua, ginjal yang tidak mampu berfungi sebagaimana mestinya untuk mengontrol dan mengekskresi asam urat dalam tubuh, atau, terjadi kelebihan produksi asam urat akibat terlalu banyak konsumsi purin dalam tubuh yang tidak mampu dikontrol bahkan oleh ginjal yang sehat. Selanjutnya, penumpukan asam urat dalam tubuh yang dibiarkan akan mengkristal dan menyebabkan peradangan pada sendi, tendon, ataupun jaringan tertentu ( penyebab asam urat ) . Inilah yang kemudian disebut sebagai gejala gout. Semakin tinggi kadar asam urat dalam darah, semakin besar kemungkinan seseorang terkena gout.

Nah, setelah mengetahui penyebab asam urat, mari temukan pencegahannya..

Pantangan Asam Urat

Pantangan Asam Urat adalah makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti daging, otak, hati, ginjal, bagian ‘jeroan’ binatang (sapi, ayam, kambing), sarden, makerel, herring, kerang, teri, kaldu daging, dan alkohol seperti bir. Purin dalam skala sedang terkandung dalam bayam, kacang polong, gandum, jamur, dan kembang kol. Jika anda sedang dalam masa pengobatan gout, hindari makanan di atas, atau jenis seafood dan daging-dagingan. Untuk pencegahan, kurangi memakan makanan tersebut secara berkala. 

Jaga Berat Badan

Tidak hanya untuk mencegah penyakit asam urat, menjaga berat badan juga penting untuk mencegah berbagai penyakit lainnya seperti kolesterol dan diabetes, serta bermanfaat untuk mendukung penampilan anda. Kelebihan berat badan, terutama karena pola makan yang tak teratur dapat memicu asam urat. Program penurunan berat badan sebaiknya dilakukan secara berkala dengan asupan nutrisi seimbang, sebab penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat juga dapat memicu asam urat dan gout.

Mencegah Asam Urat

Asupan air yang dianjurkan untuk tubuh adalah 8 gelas atau 1,5 sampai dua liter per hari. Namun, kadar ini juga harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh, aktivitas, serta suhu udara harian untuk memberikan hidrasi optimal. Perbanyak minum air putih dibandingkan air berwarna (sirup, minuman bersoda), sebab minuman tersebut mengandung kadar gula tinggi. Cairan yang mengandung kadar gula dan kafein rendah mampu melarutkan dan membersihkan aliran darah dari asam urat dan diekskresi keluar tubuh melalui urin.

Sayuran Untuk Penderita Asam Urat

Buah-buahan yang mengandung vitamin C dan E sangat dianjurkan, seperti strawberi, tomat, ceri, dan blueberry. Pisang dan apel juga dianjurkan. Sayuran untuk penderita asam urat yaitu : seledri, parsley, dan kol . Hindari kembang kol, kangkung, asparagus dan jamur, karena ketiga sayuran ini kaya akan purin. Produk olahan susu seperti susu rendah lemak, yogurt dan keju juga bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat.

Terakhir, hindari konsumsi alkohol, sebab alkohol, terutama bir dan wine kaya akan purin dan alkohol mencegah asam urat untuk diekskresi oleh ginjal. Jaga pola makan dengan asupan gizi seimbang serta terapkan pola hidup sehat. Jika anda sedang dalam pengobatan asam urat atau gout, ikuti petunjuk dokter tentang obat dan pola makan yang dianjurkan.

Asam Urat dan Pengobatannya/ Mengobati Asam Urat

Penyakit Asam Urat dapat diatasi dengan herbal asam urat seperti daun sirsak dan daun sukun. Sukun serta Sirsak dan asam urat adalah kata kunci dari asam urat dan pengobatannya. Teh daun sirsak dan teh daun sukun dapat diandalkan untuk mengobati asam urat secara aman. PT Mahkotadewa Indonesia telah mengolah sebuah produk teh campuran dari daun sirsak dan beberapa herbal pilihan , nama produk teh tersebut adalah Teh SirSakti, sedangkan teh daun sukun dan kombinasi herbal pilihan lain bernama Teh Ostea + .

Berikut pengalaman Bapak Robert menggunakan Teh Ostea+ :

Tags:

4 Responses to “Cegah Asam Urat Sejak Dini”

  1. vany | December 13, 2011 at 7:52 am #

    asam urat apakah bisa diderita oleh anak laki2 berusia 17 tahun ?

    • admin | January 10, 2012 at 6:35 am #

      Selamat siang Ibu Vany

      Terima kasih atas kunjungannya ke website kami.
      Asam urat bukan penyakit yang hanya menyerang lansia saja bu,
      kini anak usia remaja pun bisa menderita asam urat
      dikarenakan banyak yang hidup dengan pola makan tidak sehat
      dan mengkonsumsi makanan yang serba praktis.

      Untuk konsultasi lebih lanjut ibu bisa mengunjungi website kami di
      http://www.ningharmanto.com/konsultasi-kesehatan-obat-herbal/
      Konsultan kami akan siap membantu.

      Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.
      Salam Sehat Sukses Bahagia.

  2. eka adnyana | May 29, 2012 at 4:05 am #

    bagaimana cara memesan produk ning herbal dan minimal order, karena saya akan kombinasi dengan pengobatan spiritual yang saya jalankan di Bali, mohon informasinya lebih lanjut

Leave a Reply